Janice Tjen Bangkit dari Sakit, Raih Emas SEA Games 2025 dengan Penuh Haru

Kilas Rakyat

28 Desember 2025

2
Min Read

Perjuangan keras petenis putri Indonesia, Janice Tjen, di SEA Games 2025 Thailand akhirnya berbuah manis. Setelah melewati berbagai rintangan, termasuk masalah kesehatan, Janice berhasil meraih medali emas ganda putri. Kemenangan ini menjadi penutup yang membanggakan bagi Janice dan menjadi bukti semangat juang yang luar biasa.

Berpasangan dengan seniornya, Aldila Sutjiadi, Janice tampil memukau di partai final. Keduanya berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Thailand dalam dua set langsung, menunjukkan dominasi mereka di lapangan. Raihan emas ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti ketangguhan mental Janice yang mampu bangkit dari kesulitan.

Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Raih Emas Ganda Putri

Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di nomor ganda putri SEA Games 2025. Pertandingan final yang digelar di National Tennis Development Center, Jumat (19/12), menjadi saksi bisu perjuangan mereka.

  • Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi mengalahkan wakil Thailand dengan skor 6-2 dan 6-1.
  • Kemenangan ini diraih setelah Janice sempat mengalami gangguan kesehatan.
  • Pertandingan berlangsung pada Jumat, 19 Desember di Thailand.
  • Kemenangan yang Emosional

    Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Janice. Ia sempat mengalami masalah kesehatan setelah menyelesaikan nomor beregu. Namun, semangat untuk mengharumkan nama bangsa membawanya bangkit dan meraih hasil terbaik.

    Janice mengungkapkan rasa bahagianya setelah pertandingan:

    “Rasanya tentu sangat senang bisa meraih kemenangan hari ini dan menampilkan performa yang baik,”

    Ia juga menambahkan bahwa kondisi fisiknya sempat menurun, tetapi ia bersyukur bisa pulih dan memberikan yang terbaik.

    “Kami bersyukur bisa menutup SEA Games kali ini dengan medali emas, apalagi sebelumnya kami sempat jatuh sakit setelah babak beregu, tetapi bisa melakukan pemulihan secara bertahap,”

    Pertandingan yang Ketat

    Meskipun skor menunjukkan kemenangan telak, Janice menegaskan bahwa pertandingan sebenarnya sangat ketat. Kunci kemenangan mereka adalah pemahaman taktik yang matang karena sudah pernah bertemu lawan yang sama di nomor beregu sebelumnya.

    “Secara skor memang 6–2, 6–1, tetapi pertandingan sebenarnya jauh lebih ketat,”

    Aldila Sutjiadi juga mengakui bahwa chemistry dan permainan mereka di final ini lebih baik.

    “Permainan kami hari ini lebih baik dibandingkan saat beregu, kami bermain solid di poin-poin penting dan tetap agresif meskipun sudah unggul,”

    Apresiasi dari Wamenpora

    Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, turut memberikan apresiasi atas perjuangan Janice dan tim tenis Indonesia. Ia mengakui adanya kendala yang dihadapi, tetapi pencapaian target utama tetap menjadi hal yang membanggakan.

    “Keadaan kemarin memang sempat ada kendala, baik di nomor tunggal putri melalui Janice maupun di sektor putra, namun alhamdulillah, yang terpenting target utama sudah tercapai,”

    Tinggalkan komentar


    Related Post