Veda Ega Bidik Podium Moto3 2026: Adaptasi Cepat di Tim Baru!

Kilas Rakyat

24 Desember 2025

2
Min Read

Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, telah menorehkan namanya di dunia balap motor. Ia mengukir target ambisius untuk debutnya di kelas Moto3 pada tahun 2026. Veda mengincar gelar bergengsi, Rookie of the Year, sebuah pencapaian yang akan menjadi bukti nyata potensinya di kancah balap dunia.

Target tinggi ini diiringi dengan kesadaran penuh akan tantangan yang akan dihadapi. Veda menyadari bahwa musim perdananya akan menjadi proses pembelajaran yang berharga. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan baru, tim baru, dan teknologi motor yang berbeda.

Target Rookie of the Year dan Adaptasi di Moto3

Veda Ega Pratama, pembalap asal Indonesia, menargetkan gelar Rookie of the Year pada debutnya di kelas Moto3 tahun 2026. Ambisi ini ia sampaikan setelah bertemu dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X di Yogyakarta.

“Kalau target bismillah bisa Rookie of the Year, tapi saya juga sekalian belajar karena tim baru, mekanik baru, semuanya baru,” ujar Veda.

Persiapan Intensif Menuju Moto3

Veda menjelaskan bahwa persiapan menuju Moto3 akan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan adaptasi. Persaingan di kelas Moto3 jauh lebih ketat dibandingkan dengan level sebelumnya.

Pembalap muda ini menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental yang kuat untuk menghadapi tantangan di Moto3.

“Persiapannya ya latihan fisik, latihan motor seperti biasa, dan mungkin latihan mental,” tambahnya.

Menyesuaikan Diri dengan Motor dan Tim Baru

Selain persiapan fisik dan mental, Veda juga menyadari pentingnya adaptasi dengan karakter motor dan tim baru. Perbedaan spesifikasi motor menjadi tantangan tersendiri yang harus dipahami secara bertahap.

“Skill pasti yang diutamakan dan juga kan motornya ini memang dirancang khusus buat balap, enggak dijual bebas, jadi ini pinter-pinternya nyeting motornya juga,” kata Veda.

Persaingan dengan Pembalap Lain

Veda juga menyinggung persaingannya dengan pembalap lain yang pernah tampil bersamanya di Red Bull Rookies Cup, seperti Brian Uriarte. Ia mengakui bahwa para rivalnya memiliki keunggulan karena telah merasakan atmosfer Moto3 melalui kesempatan wildcard.

“Tahun ini saya tarungnya sama Hakim Danish dan Brian Uriarte. Tapi mereka sudah punya pengalaman lebih karena sempat wildcard di Malaysia, Australia, dan Valencia, jadi mereka sudah dapat setting-an masing-masing,” ungkap Veda.

Harapan untuk Pengembangan Balap Motor di DIY

Di luar target pribadinya, Veda juga menyampaikan harapan terkait perkembangan balap motor di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia berharap daerah asalnya bisa segera memiliki sirkuit balap permanen.

Keinginan ini juga menjadi topik pembicaraan dalam pertemuannya dengan Wakil Gubernur DIY.

“Pastinya pengin punya sirkuit. Semoga bisa secepatnya,” tutup Veda.

Tinggalkan komentar


Related Post