Ade Kunang, Bupati Termuda Bekasi, Ditangkap KPK: Akhir Kekuasaan Sejarah.

Kilas Rakyat

19 Desember 2025

4
Min Read

Kabar mengejutkan datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru saja melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Saat ini, orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif di markas lembaga antirasuah. Penangkapan ini menandai perkembangan signifikan dalam upaya pemberantasan korupsi di tingkat daerah.

Juru Bicara KPK, Budi Peasetyo, membenarkan informasi mengenai penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Benar, masih dilakukan pemeriksaan di dalam,” ungkap Budi Peasetyo pada Jumat (19/12/2025), mengonfirmasi situasi terkini di gedung KPK.

Dalam operasi yang dilaksanakan di Bekasi tersebut, total sepuluh orang berhasil diamankan oleh tim KPK. Namun, hingga saat ini, publik masih belum mengetahui secara pasti kasus atau dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi penangkapan masif ini.

Sebelum melakukan penangkapan, KPK telah melakukan tindakan awal. Tim penyidik menyegel dua akses pintu ruang kerja Ade Kuswara Kunang pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Penyegelan tersebut dilakukan oleh tiga orang penyidik KPK. Mereka hadir mengenakan masker saat menjalankan tugas di kantor Bupati Bekasi.

Seorang petugas keamanan Gedung Bupati Bekasi menceritakan detail kejadian penyegelan tersebut. Ia menyaksikan langsung kedatangan para penyidik.

“Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK,” tutur petugas sekuriti Gedung Bupati Bekasi seperti dikutip dari Antara.

Sosok dan Jejak Karir Ade Kuswara

Ade Kuswara Kunang menjabat sebagai Bupati Kabupaten Bekasi untuk periode 2025 hingga 2030. Ia lahir di Bekasi, Jawa Barat, pada tanggal 15 Agustus 1993.

Perjalanan pendidikan formal Ade dimulai di Cikarang, Bekasi. Ia menamatkan sekolah dasar di SD Negeri Sukadami 03.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan menengahnya di SMA Negeri 1 Cikarang Selatan. Ia dikenal sebagai siswa yang cukup berprestasi.

Lulus dari sekolah menengah atas, Ade Kuswara Kunang kemudian melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Ia menempuh pendidikan di President University.

Dari universitas tersebut, Ade berhasil meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2016. Pencapaian ini menjadi dasar penting dalam perjalanan karirnya.

Karier politik Ade Kuswara Kunang dimulai pada tahun 2019. Pada saat itu, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Ia mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Kinerjanya yang baik membuatnya kembali terpilih pada pemilihan legislatif berikutnya.

Pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2024, Ade maju sebagai calon bupati. Ia berpasangan dengan Asep Surya Atmaja sebagai calon wakil bupati.

Pasangan ini didukung oleh koalisi partai politik yang solid. Koalisi tersebut meliputi PDI-P, PPP, PBB, dan Partai Buruh.

Berkat dukungan yang kuat, pasangan Ade-Asep berhasil memenangkan pemilihan. Mereka meraih perolehan suara terbesar di antara kandidat lainnya.

Kemenangan ini mencatatkan sejarah baru bagi Ade Kuswara Kunang. Ia menjadi Bupati termuda dalam sejarah Kabupaten Bekasi.

Pada saat dilantik, usianya sekitar 31 tahun 6 bulan. Pelantikan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.

Sebagai bupati, Ade segera menghadapi berbagai tantangan. Ia fokus pada isu-isu pemerintahan dan pembangunan daerah yang kompleks.

Ia dikenal aktif dalam mendorong kebijakan yang pro-rakyat. Salah satu inisiatifnya adalah peningkatan insentif bagi guru ngaji dan kader RT/RW.

Selain itu, ia juga meluncurkan fasilitas lapor cepat melalui jalur digital. Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluhan.

Harta Kekayaan

Ade Kuswara Kunang diketahui memiliki harta kekayaan yang sangat besar. Total kekayaannya mencapai Rp 79,1 miliar.

Angka ini tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 11 Agustus 2025. Data tersebut menunjukkan rincian aset yang dimilikinya.

Mayoritas kekayaan Ade terwujud dalam bentuk aset tanah dan bangunan. Nilai total aset ini mencapai Rp 76,5 miliar.

Aset tanah dan bangunan tersebut tersebar di berbagai wilayah. Sebagian besar berada di Kabupaten Bekasi dan Cianjur.

Terdapat lebih dari 30 bidang tanah yang dilaporkan dalam LHKPN-nya. Ini termasuk lahan luas seperti tanah seluas 34.500 m² di Cianjur, yang ditaksir senilai Rp 10,35 miliar.

Selain itu, ia juga memiliki beberapa bidang tanah lainnya di Bekasi. Beberapa di antaranya memiliki nilai miliaran rupiah per bidang, menunjukkan nilai investasi properti yang tinggi.

Tidak hanya properti, Ade Kuswara Kunang juga memiliki koleksi kendaraan mewah. Total nilai kendaraan ini mencapai Rp 2,45 miliar.

Salah satu kendaraan paling menonjol adalah Ford Mustang keluaran tahun 2022. Mobil sport ini senilai Rp 1,4 miliar, yang ia beli dari penghasilan pribadinya.

Ia juga memiliki Jeep Wrangler tahun 2011. Kendaraan tangguh ini merupakan warisan dan bernilai Rp 650 juta.

Selain itu, Ade tercatat memiliki Mitsubishi Pajero Sport tahun 2021. Mobil SUV ini bernilai Rp 400 juta dan didapatkan sebagai hadiah.

Dalam laporan LHKPN-nya, Ade juga melaporkan kas dan setara kas sebesar Rp 147 juta. Selain itu, ada harta bergerak lainnya yang bernilai Rp 43 juta.

Yang menarik, tidak ada utang yang tercatat dalam laporan tersebut. Hal ini membuat total kekayaannya utuh di angka Rp 79.168.051.653.

Ade mencatatkan nilai nol dalam kategori surat berharga maupun harta lainnya. Seluruh komposisi kekayaannya menjadikan dirinya salah satu kepala daerah dengan harta paling tinggi di kawasan Jabodetabek.

Tinggalkan komentar


Related Post