Prabowo Arahkan Sjafrie Bimbing Anak Pengungsi Wujudkan Impian Jadi Tentara

Kilas Rakyat

18 Desember 2025

3
Min Read

Di tengah kunjungan peninjauan pascabencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, sebuah momen inspiratif berhasil terekam. Presiden Prabowo Subianto secara langsung berinteraksi dengan warga pengungsi, termasuk seorang remaja yang menyimpan cita-cita mulia.

Kisah ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah dialog yang mengungkap ambisi besar sang remaja untuk menjadi seorang prajurit. Interaksi hangat ini sekaligus menarik perhatian orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Peristiwa mengharukan itu terjadi saat Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian. Beliau juga memantau pembangunan hunian sementara di Desa Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam, pada Kamis.

Dalam kunjungannya, Presiden berinisiatif untuk berbincang-bincang dengan warga. Ia melontarkan pertanyaan ringan mengenai nama-nama menteri dan pejabat yang mendampinginya dalam rombongan.

Salah satu pertanyaan yang dilontarkan Prabowo adalah terkait identitas Menteri Pertahanan. Secara mengejutkan, seorang remaja laki-laki dari kerumunan dengan sigap memberikan jawaban.

Remaja tersebut mampu menyebutkan nama Sjafrie dan melanjutkannya dengan nama lengkap, Sjafrie Sjamsoeddin. Respons cepat dan tepat ini sontak menarik perhatian Presiden Prabowo.

Terkesan dengan kecerdasan dan pengetahuannya, Presiden Prabowo lantas memanggil remaja itu untuk mendekat. Mereka pun terlibat dalam sebuah obrolan singkat yang mengungkap lebih jauh tentang sosok remaja tersebut.

Dari percakapan tersebut, diketahui bahwa remaja cerdas itu masih menempuh pendidikan di bangku kelas dua SMA. Yang lebih menarik, ia ternyata memendam cita-cita besar untuk mengabdi sebagai seorang tentara.

Mendengar impian mulia tersebut, Presiden Prabowo memberikan respons langsung yang penuh perhatian. Beliau segera meminta agar remaja itu mendapatkan arahan dan bimbingan dari sosok yang tepat.

Presiden Prabowo menyatakan kekagumannya terhadap pengetahuan remaja itu tentang pejabat negara. Ia menilai wajar jika remaja tersebut telah menghafal nama Menteri Pertahanan, mengingat cita-citanya.

“Oh mau jadi tentara? Pantas hafal nama Menteri Pertahanan. Kau minta petunjuk sama beliau,” kata Prabowo.

Tak lama setelah instruksi Presiden, remaja tersebut dengan sigap menghampiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Dengan penuh hormat, ia mencium tangan Sjafrie.

Presiden Prabowo kemudian kembali menegaskan permintaannya kepada Menhan Sjafrie. Ia berharap Sjafrie dapat memberikan bimbingan konkret kepada remaja bercita-cita tinggi itu.

Prabowo menekankan pentingnya arahan tersebut agar sang remaja memahami langkah-langkah yang perlu ditempuh. Tujuannya adalah untuk mewujudkan impiannya menjadi seorang prajurit di masa depan.

“Kau mengerti kan kasih petunjuk? Petunjuk kasih dong petunjuk,” tutur Prabowo kepada Sjafrie.

Rombongan Pejabat Tinggi yang Mendampingi Presiden

Selain Menteri Pertahanan, Presiden Prabowo juga memperkenalkan sejumlah pejabat tinggi lainnya kepada warga yang hadir. Para pejabat ini turut serta dalam rombongan kunjungan Presiden ke lokasi bencana.

Di antara pejabat penting yang mendampingi adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Turut hadir pula Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para petinggi negara ini menunjukkan keseriusan perhatian pemerintah terhadap kondisi pascabencana.

Tinjauan Dampak Bencana di Sumatra Barat

Kunjungan Presiden Prabowo ke Sumatra Barat sendiri telah dimulai sejak Rabu, 17 Desember. Kedatangannya bertujuan utama untuk meninjau secara langsung dampak dari bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Selama berada di Sumatra Barat, Presiden diagendakan untuk mengunjungi tiga lokasi terdampak bencana. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kabupaten Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar, menunjukkan cakupan perhatian yang luas terhadap pemulihan pascabencana.

Tinggalkan komentar


Related Post