Eko Patrio: Penjelasan Mengejutkan Soal Video Viral Joget DPR & Parodi DJ

Kilas Rakyat

26 Agustus 2025

3
Min Read

Eko Patrio: Goyang di Sidang MPR dan Parodi DJ, Antara Hiburan dan Polemik

Anggota DPR RI dari PAN, Eko Patrio, kembali menjadi perbincangan hangat. Bukan karena prestasinya di dunia politik atau hiburan, melainkan dua video yang viral: aksinya berjoget di Sidang Tahunan MPR dan parodi DJ “sound horeg” di TikTok. Kedua momen ini memicu pro dan kontra di kalangan warganet.

Video Eko berjoget bersama beberapa anggota DPR lainnya di Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025, segera menyebar luas di media sosial. Namun, Eko memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut bukanlah bagian resmi sidang.

“Pada saat penutupan acara, ada sesi hiburan orkestra dari Symphony Praditya Wiratama Universitas Pertahanan, yang membawakan lagu-lagu daerah seperti Sajojo dan Gemu Fa Mi Re,” jelas Eko kepada awak media, Senin (25/8/2025).

Ia menjelaskan, joget tersebut terjadi spontan seusai pidato Presiden Prabowo Subianto, sebagai bentuk apresiasi atas penampilan musik daerah yang enerjik dari mahasiswa Universitas Pertahanan. “Joget itu spontan, terbawa suasana ketika para mahasiswa ikut bernyanyi. Jadi bukan bagian sidang resmi,” tambahnya.

Kontroversi lain muncul dari video parodi DJ “sound horeg” yang diunggah Eko di akun TikToknya pada 20 Agustus 2025. Video tersebut menampilkan Eko beraksi layaknya seorang DJ dengan peralatan seadanya.

Aksi ini menuai beragam reaksi. Beberapa warganet menganggapnya tidak sensitif, bahkan ada yang menafsirkannya sebagai bentuk “tantangan” kepada rakyat. Eko pun langsung meluruskan kesalahpahaman tersebut.

“Mengenai sound horeg saat saya sedang DJ itu dibuat dalam suasana santai, saat pembubaran panitia 17 Agustus. Panitia sudah bekerja keras hampir satu bulan mempersiapkan acara, jadi itu murni hiburan internal,” tegasnya.

Eko menyayangkan video tersebut dipelintir dan dinilai negatif. Ia bahkan sempat menonaktifkan kolom komentar untuk meredam polemik yang semakin meluas.

Ia menekankan bahwa dirinya tidak bermaksud menyinggung rakyat atau merendahkan lembaga negara. Baik aksi joget maupun parodi DJ, menurut Eko, murni bagian dari hiburan di luar agenda resmi.

Reaksi publik terhadap video-video tersebut beragam. Sebagian menganggapnya menghibur dan manusiawi, sementara yang lain menilai tidak pantas dilakukan di forum kenegaraan atau menganggapnya berlebihan.

Klarifikasi Eko menjadi penting untuk meluruskan persepsi publik yang terpecah. Sebagai figur publik dan pejabat negara, Eko mengakui setiap tindakannya mudah disorot.

Eko Patrio, yang dikenal sebagai komedian dan presenter sebelum terjun ke dunia politik, seringkali tampil apa adanya. Namun, sebagai anggota DPR, ia juga harus menjaga etika dan wibawa lembaga negara.

Ia berharap polemik ini tak berlarut dan menekankan semangat kebersamaan sebagai hal utama. “Saya hanya ingin memberikan apresiasi kepada anak-anak muda yang tampil di sidang, dan ikut menghibur panitia 17 Agustus. Tidak lebih dari itu,” tutup Eko.

Dengan klarifikasi ini, Eko berharap masyarakat memahami bahwa aksinya murni spontanitas dan bagian dari suasana kebersamaan, bukan bentuk pelecehan terhadap negara atau masyarakat.

Tinggalkan komentar


Related Post