Gerakan Pangan Murah Polres Langkat Sukses, 16 Ton Beras Terjual Habis

Kilas Rakyat

14 Agustus 2025

3
Min Read

Polres Langkat Gelar Gerakan Pangan Murah, Ribuan Warga Langkat Antusias

Polres Langkat, bersama jajaran Polseknya, menggelar Gerakan Pangan Murah pada Rabu, 13 Agustus 2025. Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Langkat yang antusias mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga stok beras habis terjual.

Sebanyak 16 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) berhasil didistribusikan pada hari pertama. Beras tersebut dikemas dalam karung 5 kilogram dan dijual dengan harga Rp55.000 per karung. Total 3.200 karung beras berhasil terjual habis, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program ini. Dua lokasi utama menjadi pusat kegiatan, yaitu Lapangan Bola Voli Alun-Alun T. Amir Hamzah Stabat dan Mako Polres Langkat. Selain itu, 12 titik lainnya tersebar di wilayah Polsek jajaran.

Masyarakat tampak antusias sejak pagi hari. Ribuan warga dari berbagai daerah memadati lokasi untuk mengantre dan membeli beras. Harga murah menjadi daya tarik utama yang membuat program ini sukses besar. Banyak warga yang mengungkapkan rasa terima kasih dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin, terutama di tengah kondisi perekonomian saat ini yang mengalami kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ungkap salah seorang warga yang turut serta dalam program tersebut. Pernyataan tersebut mencerminkan sentimen positif masyarakat terhadap inisiatif Polres Langkat.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat. Baginya, program ini bukan hanya sebatas distribusi beras, melainkan juga upaya aktif Polri dalam menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan bahan pokok.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah bukti bahwa Polri hadir dan peduli terhadap beban ekonomi warga. Kami ingin memastikan bahwa pasokan pangan tetap tersedia dan terjangkau,” ujar Kapolres Langkat. Pernyataan tersebut menekankan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlanjut selama stok beras masih tersedia. Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Langkat untuk memanfaatkan program ini secara maksimal. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan memberikan rasa aman terhadap ketersediaan pangan, terutama menjelang tahun ajaran baru dan perayaan hari besar keagamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap keluarga di Langkat bisa lebih tenang dalam menghadapi kebutuhan sehari-hari,” tutup Kapolres. Pernyataan ini menutup rangkaian kegiatan dengan harapan positif bagi kesejahteraan masyarakat Langkat.

Keberhasilan Gerakan Pangan Murah ini membuktikan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan daerah. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menjaga kesejahteraan warganya. Selain itu, perlu juga dilakukan evaluasi dan pengembangan program agar lebih efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Keberadaan program ini di tengah kondisi ekonomi yang kurang stabil menunjukkan kepedulian pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Tinggalkan komentar


Related Post