Pertamina: Komitmen Nyata Majukan dan Berdayakan Pekerja Perempuannya

Kilas Rakyat

3 Agustus 2025

4
Min Read

Pertamina, perusahaan energi milik negara Indonesia, menunjukkan komitmen kuatnya dalam memberdayakan perempuan di lingkungan kerja. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program dan kebijakan yang dirancang untuk mendukung kemajuan karir dan kesejahteraan pekerja perempuan.

Salah satu program unggulan adalah PERTIWI (Perempuan Pertamina Tangguh Inspiratif Wibawa Independen), sebuah komunitas yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan pengembangan kepemimpinan. Melalui PERTIWI, pekerja perempuan Pertamina mendapatkan wadah untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan mengembangkan potensi kepemimpinan mereka. Komunitas ini berperan penting dalam menciptakan jaringan kerja yang solid dan inklusif.

Direktur Keuangan Pertamina, Emma Sri Martini, menekankan pentingnya komitmen ini dalam sebuah talkshow bertajuk “Identitas dalam Sebuah Karya” pada 1 Agustus 2025 di Jakarta. Beliau menjelaskan bahwa Pertamina secara aktif mendorong perempuan untuk maju, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata.

“Pertamina afirmatif mendorong perempuan untuk maju di lingkungan kerja perusahaan, dimulai dari hadirnya Respectful Workplace Policy dalam rangka menghadirkan lingkungan kerja yang aman, nyaman dan mendorong pekerja wanita untuk semakin terus berkontribusi dan berpartisipasi aktif di dalam perusahaan,” ujar Emma Sri Martini.

Kebijakan Respectful Workplace Policy (RWP) yang diimplementasikan sejak 2021 merupakan kebijakan internal Pertamina Group yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang ramah, setara, dan inklusif. Kebijakan ini memastikan bahwa semua karyawan, tanpa memandang jenis kelamin, mendapatkan perlakuan yang adil dan kesempatan yang sama.

Pertamina juga menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung produktivitas para pekerja perempuan. Fasilitas ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pekerja perempuan sehingga mereka dapat fokus pada pekerjaan dan berkontribusi secara optimal.

Selain itu, Pertamina secara aktif menjalankan program-program afirmatif untuk memberikan kesempatan yang sama kepada pekerja perempuan. Program-program ini dirancang dengan rencana aksi yang dipantau dan dievaluasi secara berkala oleh para pemimpin senior Pertamina. Hal ini memastikan bahwa komitmen Pertamina terhadap kesetaraan gender benar-benar terlaksana.

Emma menambahkan, “Selain itu Pertamina juga menghadirkan program-program afirmatif yang bisa mendorong dan memberikan kesempatan yang sama terhadap pekerja perempuan. Selanjutnya adalah program-program tersebut action plannya dimonitor dan diukur secara reguler oleh para senior leaders di lingkungan Pertamina.”

Keberhasilan program-program ini diharapkan dapat mendorong peran aktif perempuan di semua tingkatan manajemen Pertamina. Komitmen ini ditunjukkan dengan konsistensi pelaksanaan program-program tersebut oleh para pemimpin senior di seluruh lingkungan Pertamina Group.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan perempuan. Ia menekankan bahwa Pertamina meyakini bahwa pemberdayaan perempuan akan meningkatkan daya saing perusahaan.

“Pertamina percaya bahwa pemberdayaan perempuan di lingkungan kerja dapat memperkuat daya saing perusahaan. Melalui komunitas PERTIWI dan kebijakan Respectful Workplace Policy, kami ingin memastikan setiap pekerja perempuan memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh, memimpin, dan berkontribusi maksimal,” kata Fadjar Djoko Santoso.

Testimoni dari Vina dan Dinda, dua anggota PERTIWI, menunjukkan dampak positif dari program-program Pertamina bagi pekerja perempuan. Mereka berbagi rasa bangga menjadi bagian dari Pertamina dan mengapresiasi upaya perusahaan dalam mendukung kemajuan perempuan.

“Saya bangga menjadi Perwira Pertamina, dan mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh perusahaan, serta berbagai upaya yang dilakukan perusahaan bagi para pekerja perempuan”, ungkap Vina.

Dinda menambahkan, “Ada kebanggaan tersendiri bagi saya sebagai perwakilan dari PERTIWI bisa menyaksikan langsung role model Ibu Emma Sri Martini untuk hadir dan memberikan pemaparan yang menginspirasi. Emansipasi memang benar-benar diwujudkan di lingkungan Pertamina, salah satu contohnya adalah melalui Ibu Emma yang berpesan agar perempuan harus mandiri, independen, berkembang dan harus berani”, jelasnya.

Talkshow “Identitas dalam Sebuah Karya” merupakan bagian dari pameran yang lebih besar, hasil kolaborasi Pertamina dengan Tulola. Pameran ini terinspirasi dari seni budaya dan literatur Indonesia dan melibatkan pengrajin lokal, terutama perempuan.

Secara keseluruhan, upaya Pertamina dalam memberdayakan perempuan merupakan langkah signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, inklusif, dan produktif. Komitmen ini bukan hanya bermanfaat bagi pekerja perempuan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan daya saing dan keberhasilan perusahaan secara keseluruhan.

Tinggalkan komentar


Related Post