Dejan Bidik Tandem Baru Rp 8,7 Miliar: Label Timnas Persebaya Menggila

Kilas Rakyat

6 Juni 2025

3
Min Read

Persebaya Surabaya bersiap menghadapi musim baru dengan amunisi anyar di lini tengah. Setelah ditinggal Mohammed Rashid dan melepas Gilson Costa, klub berjuluk Green Force ini mengincar dua pemain berlabel timnas untuk mendampingi Dejan Tumbas. Duet maut ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung tim di musim 2025/26.

Nama pertama yang santer dikaitkan adalah Rachmat Irianto. Bek tengah sekaligus gelandang bertahan ini dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk kembali ke Surabaya setelah dua musim membela Persib Bandung. Kepindahannya diprediksi akan menjadi momen emosional, mengingat Irianto merupakan jebolan asli Persebaya.

Kabar kepulangan Irianto telah beredar luas sejak 4 Juni 2025. Kontraknya bersama Persib berakhir pada Maret 2025, dengan opsi perpanjangan hingga 30 Juni. Situasi ini memberikan keuntungan bagi Persebaya untuk mendapatkannya secara bebas transfer. Ia diproyeksikan akan mengisi posisi gelandang bertahan (DMF) dan bahkan bisa menjadi alternatif bek tengah.

Rachmat Irianto, pemain berusia 25 tahun dengan tinggi 1,75 meter dan kaki dominan kanan, memiliki nilai pasar sekitar Rp 4,35 miliar menurut Transfermarkt. Pengalamannya membela timnas Indonesia di berbagai level usia serta kemampuannya yang mumpuni menjadikannya aset berharga bagi Persebaya.

Pengalaman Internasional Rachmat Irianto

Pengalaman Rachmat Irianto di level internasional cukup gemilang. Ia telah bermain di berbagai level timnas Indonesia, dan bahkan memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional yang kompetitif. Ini merupakan tambahan nilai yang signifikan untuk tim Persebaya.

Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan dan memenangkan duel-duel udara menjadikannya pilihan yang ideal untuk memperkuat lini tengah Persebaya. Kepemimpinannya juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pemain muda di tim.

Selain Irianto, Persebaya juga dikabarkan tengah membidik Pablo Ganet. Gelandang serang asal Guinea Khatulistiwa ini memiliki kewarganegaraan ganda Spanyol dan pernah memperkuat tim junior Real Betis serta beberapa klub profesional di Liga Spanyol.

Profil Pablo Ganet, Tandem Rachmat Irianto

Pablo Ganet, pemain berusia 30 tahun dengan tinggi 1,82 meter, berposisi sebagai gelandang tengah (CMF). Ia dikenal memiliki visi bermain yang luas, distribusi bola akurat, serta kemampuan mencetak gol dari luar kotak penalti. Kontraknya bersama Mérida AD di kasta ketiga Liga Spanyol akan berakhir pada 30 Juni 2025, sehingga ia bisa bergabung dengan Persebaya secara bebas transfer.

Pengalamannya bermain di Asia, khususnya di Kazma SC (Kuwait) dan Saham Club (Oman), membuatnya diyakini mampu beradaptasi dengan cepat di Liga 1 Indonesia. Nilai pasarnya, sama seperti Rachmat Irianto, mencapai Rp 4,35 miliar. Kombinasi keduanya diprediksi akan menjadi poros utama permainan Persebaya.

Dengan total nilai pasar kedua pemain mencapai Rp 8,7 miliar, investasi besar ini menunjukkan ambisi Persebaya untuk bersaing di papan atas Liga 1 musim depan. Kombinasi Rachmat Irianto dan Pablo Ganet, ditambah Dejan Tumbas, diharapkan dapat membentuk lini tengah yang solid dan kreatif. Kehadiran mereka diprediksi akan membawa angin segar bagi Persebaya Surabaya.

Strategi Satu Pemain Asing di Lini Tengah

Keputusan manajemen Persebaya untuk hanya menggunakan satu pemain asing di lini tengah menuntut kejelian dalam memilih pemain yang tepat. Pablo Ganet dipilih karena dinilai memiliki profil yang paling sesuai dengan kebutuhan tim dan dapat melengkapi peran Dejan Tumbas. Ia memiliki pengalaman yang cukup dan kemampuan yang mumpuni.

Kehadiran Rachmat Irianto juga memberikan solusi jangka panjang. Selain memperkuat lini tengah, ia juga dapat menjadi solusi di lini pertahanan bila dibutuhkan. Kepemimpinan dan pengalamannya sangat berharga untuk membimbing pemain muda di tim.

Meskipun belum ada pengumuman resmi, rumor tentang bergabungnya Rachmat Irianto dan Pablo Ganet ke Persebaya semakin menguat. Jika benar terealisasi, duet ini akan menjadi salah satu kombinasi lini tengah terkuat yang pernah dimiliki Persebaya Surabaya.

Tinggalkan komentar


Related Post