Mimpi Bonek melihat Mahmoud Eid kembali berseragam Persebaya Surabaya musim depan resmi kandas. Kabar batalnya kembalinya pemain asal Palestina ini mengecewakan banyak pendukung setia Green Force. Meskipun berbagai indikasi sebelumnya menguatkan spekulasi kepulangannya, kenyataannya berbeda.
Berbagai sinyal kuat sempat muncul di media sosial, terutama dari akun-akun transfer pemain. Akun Instagram @transfernews_ft1 misalnya, mengungkapkan empat indikasi yang memantik harapan besar Bonek. Pertama, perubahan foto profil Instagram Eid yang menimbulkan spekulasi. Kedua, postingan yang menyebut pemain asing baru Persebaya adalah mantan pemain Liga 1 2019/2020, yang langsung dikaitkan dengan Eid.
Indikasi ketiga muncul dari unggahan yang menyebutkan pemain asing baru Persebaya adalah mantan pemain Liga 1 2019/2020. Hal ini semakin menguatkan spekulasi keterkaitannya dengan Mahmoud Eid yang memang pernah membela Persebaya di musim tersebut. Indikasi keempat datang setelah Eid resmi berpisah dengan True Bangkok United, ditandai dengan unggahan perpisahan dari rekan setimnya.
Faktor Penghambat Kembalinya Mahmoud Eid
Namun, semua harapan pupus. Kebijakan transfer pemain asing Persebaya menjadi faktor utama. Manajemen klub telah memperpanjang kontrak lima pemain asing musim lalu: Francisco Rivera, Bruno Moreira, Dejan Tumbas, Flavio Silva, dan Dime Dimov. Persebaya juga telah merekrut dua pemain asing baru, Gali Freitas dan Risto Mitrevski.
Dengan demikian, dari total delapan slot pemain asing, hanya tersisa satu tempat. Hal ini membuat peluang Eid kembali sangat kecil. Persebaya tampaknya lebih memprioritaskan pemain lain yang sesuai kebutuhan tim. Posisi winger, yang biasanya ditempati Eid, sudah terisi penuh dengan pemain yang dinilai lebih sesuai strategi pelatih.
Munculnya Kandidat Baru: Pablo Ganet
Sebagai gantinya, muncul nama Pablo Ganet, gelandang asal Guinea Khatulistiwa yang juga memegang paspor Spanyol. Akun Instagram @bocahbolaid memberitakan bahwa Persebaya dikaitkan dengan pemain berusia 30 tahun ini. Ganet bermain untuk Merida AD di kasta ketiga Liga Spanyol, dan kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2025.
Pengalaman Ganet di berbagai liga, termasuk Liga Kuwait dan Liga Oman, menjadi daya tariknya. Ia mencatatkan 32 pertandingan dan 3 assist musim lalu bersama Merida AD. Kehadiran Ganet dipercaya mampu memperkuat lini tengah Persebaya, posisi yang dinilai lebih krusial oleh manajemen dibandingkan posisi winger yang sudah terisi.
Analisis Strategi Persebaya
Keputusan Persebaya untuk tidak merekrut kembali Mahmoud Eid menunjukkan strategi klub yang berfokus pada pembangunan tim yang lebih seimbang dan sesuai dengan kebutuhan taktis pelatih. Meskipun Eid pernah menjadi idola Bonek, klub harus membuat keputusan yang realistis berdasarkan ketersediaan slot pemain asing dan kebutuhan tim secara keseluruhan.
Dengan demikian, fokus Bonek kini beralih ke Pablo Ganet. Jika transfer ini terwujud, skuad asing Persebaya akan lengkap untuk musim depan. Meskipun mengecewakan bagi penggemar yang berharap akan kembalinya Eid, Bonek harus menerima keputusan ini sebagai bagian dari dinamika sepak bola profesional. Harapan tetap terbuka untuk melihat Persebaya Surabaya tampil lebih kompetitif di Liga 1 2025/2026.
Perlu diingat bahwa informasi transfer pemain seringkali dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Situasi ini memerlukan kehati-hatian dalam mengambil kesimpulan dan tetap mengutamakan informasi resmi dari klub.









Tinggalkan komentar