Crazy Rich Asia Ngacir: Umar Abdullah Gaspol Lamborghini di Sydney

Kilas Rakyat

8 April 2025

3
Min Read

Pebalap Indonesia, Umar Abdullah, memanfaatkan momen libur Idulfitri dengan berlaga di ajang Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 di Sydney, Australia. Ia bergabung dengan Delta Garage Racing Team dan berpasangan dengan H Dypo Fitra dalam debutnya di sirkuit Sydney Motorsport Park pada 4-6 April.

Target Umar di ajang balap bergengsi ini jelas: naik podium. Ia didukung oleh tim yang solid, termasuk Taqwa Suryoswasono (Chief Engineer), Keneth Koh (tuner Malaysia), Reyno Romain, dan Rezka sebagai Team Support. Komitmennya untuk berprestasi terlihat dari tekadnya untuk memberikan yang terbaik di setiap sesi.

“Saya akan tandem dengan mas Dypo, dengan bendera Delta Garage Racing by Absolute Racing. Target? Bismillah, podium,” tegas Umar dalam rilis kepada detikSport. Ambisi ini didukung oleh persiapan yang matang dan kerja keras tim.

Lamborghini Super Trofeo Asia 2025: Tantangan dan Kesempatan

Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 diikuti oleh 22 mobil yang terbagi dalam empat kelas: Pro, Pro Am, Am, dan Cup. Sistem perlombaan menggunakan format endurance race dengan durasi 50 menit plus satu lap. Dua balapan akan digelar, satu pada hari Sabtu dan satu lagi pada Minggu.

Umar, yang tergabung dalam kelas Am, berharap bisa bersaing di kelas Cup jika memungkinkan. Pengalamannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang tampil di Olimpiade Motorsport Games Valencia Spanyol tahun lalu menjadi modal berharga baginya.

Ia ingin menebus kegagalan di TCR Asia Series tahun lalu. Meskipun memimpin klasemen di antara pembalap Indonesia di seri keempat, Umar gagal masuk 3 besar Pro Class di akhir kompetisi. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga baginya dalam menghadapi persaingan ketat di kancah internasional.

Persiapan dan Strategi

Umar menunjukkan performa yang menjanjikan pada sesi latihan bebas pertama dengan catatan waktu tercepat kelima secara keseluruhan (1 menit 32,1770 detik) di kelas AM. Namun, tim memutuskan untuk tidak menurunkan performanya di sesi latihan bebas kedua demi menjaga strategi.

Strategi tim untuk Race 1 adalah menempatkan Umar sebagai pembalap pertama, kemudian digantikan oleh H Dypo saat pit stop. Umar memperkirakan masih ada potensi untuk meningkatkan waktu lapnya hingga 0,4-0,8 detik.

Kualifikasi (QTT) akan berlangsung pada Sabtu pagi, disusul Race 1 pada siang hari. Tantangan utama yang dihadapi Umar dan H Dypo adalah beradaptasi dengan sistem penggerak roda belakang (RWD) Lamborghini Huracan STO Supertrofeo, berbeda dengan mobil berpenggerak roda depan (FWD) yang biasa mereka gunakan.

Pengalaman latihan di Sepang International Circuit Malaysia membantu mereka beradaptasi dengan karakteristik mobil Lamborghini yang cenderung oversteer. Proses adaptasi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi persaingan di Sydney.

Jadwal Lamborghini Super Trofeo Asia 2025

Berikut jadwal lengkap Lamborghini Super Trofeo Asia 2025:

  • 4-6 April – Sydney (Australia)
  • 16-18 Mei – Shanghai (China)
  • 27-29 Juni – Fuji (Japan)
  • 18-20 Juli – Inje (South Korea)
  • 5-7 September – Sepang (Malaysia)
  • 6-7 November – Misano

Penampilan Umar Abdullah di Lamborghini Super Trofeo Asia 2025 patut dinantikan. Keberhasilannya akan menjadi bukti nyata kemampuan pembalap Indonesia di kancah internasional. Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi perjuangannya.

Semoga Umar dan tim Delta Garage Racing Team meraih hasil terbaik di Sydney dan sepanjang musim kompetisi Lamborghini Super Trofeo Asia 2025.

(mrp/bay)

Tinggalkan komentar


Related Post