YIPB, Grab, dan OVO: Kolaborasi Gizi untuk Sekolah Khusus Tangerang Raya

Kilas Rakyat

29 Maret 2025

3
Min Read

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), Grab Indonesia, dan OVO berkolaborasi dalam sebuah program mulia untuk menyediakan makanan bergizi bagi siswa Sekolah Khusus (SKH) di Tangerang Raya. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus dengan memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup untuk belajar dan berkembang secara optimal. Program ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Ketua Pengurus YIPB, Muhammad Rizal Sutomo, dan Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi. Acara tersebut disaksikan oleh Ketua Pembina YIPB, Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pelaksana Harian YIPB, Cahaya Manthovani, President Director OVO, Karaniya Dharmasaputra, dan Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Reinata. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kuat dari semua pihak yang terlibat.

Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pembina YIPB, menekankan pentingnya program ini sebagai wujud visi yayasan untuk memastikan setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan mencapai potensi maksimalnya. Ia percaya bahwa gizi yang baik merupakan fondasi utama bagi perkembangan anak-anak ini.

Tujuan dan Cakupan Program

Program ini fokus pada Sekolah Khusus (SKH) atau Sekolah Luar Biasa (SLB) di Tangerang Raya sebagai langkah awal. Ke depannya, YIPB berencana memperluas program ini ke daerah-daerah lain di Indonesia, memastikan jangkauan yang lebih luas dan dampak yang lebih besar. Inisiatif ini dirancang untuk berkelanjutan, bukan hanya aksi sesaat. Perencanaan yang matang akan menjadi kunci keberhasilan jangka panjang program ini.

Program serupa telah dijalankan sebelumnya di SLB Negeri 7 Jakarta, dan keberhasilannya mendorong perluasan program ini dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan mitra. YIPB mengakui pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, dan kerja sama dengan Grab dan OVO merupakan contoh nyata dari kolaborasi tersebut.

Peran Mitra dalam Program

Grab Indonesia akan berperan dalam pendistribusian makanan bergizi kepada 1.500 murid dan guru di 11 SLB di Tangerang Raya. Mereka akan menggunakan teknologi Grab untuk mengintegrasikan sistem pemesanan makanan dari 8 merchant lokal terpilih di sekitar sekolah-sekolah tersebut. Sistem ini menjamin efisiensi dan transparansi dalam distribusi makanan.

Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia, menekankan komitmen Grab untuk menjamin akses anak-anak berkebutuhan khusus terhadap makanan sehat. Program ini juga bertujuan untuk memberdayakan UMKM lokal dengan memberikan mereka kesempatan untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam inisiatif sosial ini. Semua merchant yang terlibat telah melalui proses seleksi ketat dan pelatihan.

OVO, sebagai mitra pembayaran digital, berkomitmen untuk mendukung inisiatif sosial yang berkelanjutan. President Director OVO, Karaniya Dharmasaputra, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen OVO untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran OVO memudahkan transaksi dan memastikan transparansi keuangan program ini.

Keberlanjutan dan Dampak Program

Menu makanan yang disediakan akan bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak-anak berkebutuhan khusus, berdasarkan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional. Sistem pengawasan yang ketat, termasuk penggunaan mystery shopper, akan diterapkan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan. Ini menunjukkan komitmen untuk menjaga standar tinggi dalam program ini.

Kolaborasi antara YIPB, Grab, dan OVO diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak berkebutuhan khusus di Tangerang Raya dan sekitarnya. Program ini bertujuan untuk memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya pada kesehatan dan pendidikan mereka, tetapi juga pada perekonomian lokal melalui pemberdayaan UMKM.

Program Makan Bergizi SKH ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi sektor swasta dan lembaga nirlaba dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan dalam kehidupan anak-anak berkebutuhan khusus. Semoga inisiatif ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli.

Tinggalkan komentar


Related Post