Mekanisme Model Sikap Beralasan dengan Menggunakan Sebuah Contoh

Kilas Rakyat

4 April 2024

2
Min Read
Bank Soal Dan Kunci Jawaban
Bank Soal Dan Kunci Jawaban

Model sikap beralasan atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan ‘theory of reasoned action’ merupakan suatu teori yang menjelaskan bagaimana tindakan (perilaku) seseorang dipengaruhi oleh niat atau keinginannya, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh sikap mereka terhadap perilaku tersebut, dan norma subjektif mereka. Teori ini pertama kali dikembangkan oleh Martin Fishbein dan Icek Ajzen pada tahun 1967. Berikut adalah mekanisme dari model sikap beralasan, yang akan diilustrasikan dengan sebuah contoh.

  1. Sikap Terhadap Perilaku (Attitude Toward Behavior): Sikap seseorang terhadap suatu perilaku didasarkan pada keyakinan mereka tentang hasil dari perilaku tersebut, dan penilaian mereka terhadap hasil tersebut. Misalnya, seseorang mungkin percaya bahwa merokok bisa merusak kesehatannya (keyakinan), dan mereka merasa bahwa kesehatan adalah hal yang sangat penting (penilaian). Maka sikap mereka terhadap perilaku merokok adalah negatif.
  2. Norma Subjektif: Norma subjektif adalah tekanan sosial yang dirasakan oleh seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perilaku. Hal ini juga didasarkan pada keyakinan mereka tentang apa yang dipikirkan orang lain, dan motivasi mereka untuk mematuhi norma tersebut. Misalnya, jika teman-teman mereka merokok dan mereka merasa perlu untuk diterima dalam kelompok sosial tersebut, mereka mungkin merasa tertekan untuk merokok.
  3. Niat Untuk Berperilaku (Intention to behavior): Menurut teori ini, niat adalah penentu langsung dari perilaku. Niat dihasilkan dari sikap seseorang terhadap perilaku dan norma subjektif mereka. Menggunakan contoh merokok, jika seseorang memiliki sikap negatif terhadap merokok dan tidak merasa tertekan oleh teman-temannya untuk merokok, niat mereka untuk merokok akan rendah. Sebaliknya, jika sikap mereka positif dan mereka merasa tertekan, niat mereka untuk merokok akan tinggi.
  4. Perilaku: Akhirnya, sesuai dengan niat mereka, seseorang akan melakukan suatu perilaku. Dalam konteks merokok, seseorang dengan niat rendah akan cenderung tidak merokok, sementara seseorang dengan niat tinggi akan cenderung merokok.

Itulah mekanisme dari model sikap beralasan, yang mencerminkan bagaimana sikap kita dan norma subjektif kita berpengaruh pada niat kita, dan pada gilirannya mempengaruhi perilaku kita.

Tinggalkan komentar


Related Post