Jelaskan Faktor yang Menyebabkan Diterapkannya Kebijakan Detente

Kilas Rakyat

4 April 2024

2
Min Read
Bank Soal Dan Kunci Jawaban
Bank Soal Dan Kunci Jawaban

Detente adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pelonggaran ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet selama masa Perang Dingin. Kebijakan ini mulai diterapkan pada akhir 1960-an dan mencapai puncaknya pada 1970-an. Beberapa faktor utama yang menyebabkan diterapkannya kebijakan detente adalah:

1. Kesadaran Bahaya Perang Nuklir

Dengan pergantian waktu, baik Amerika Serikat dan Uni Soviet semakin menyadari bahwa konsekuensi dari peperangan nuklir bisa sangat serius dan menghancurkan. Krisis misil Kuba di tahun 1962, contohnya, membuat dunia berada di ambang perang nuklir. Ini cukup untuk membuat kedua negara besar ini berpikir dua kali sebelum melanjutkan kebijakan konflik dengan begitu agresif.

2. Biaya dari Persenjataan

Pada saat yang sama, kedua negara juga menyadari bahwa biaya dari pendanaan persenjataan semakin mahal. Biaya tinggi ini dipandang sebagai beban bagi ekonomi masing-masing negara, yang telah menelan banyak sumber daya dan menyedot anggaran yang bisa dipakai untuk hal lain. Dengan adanya detente, kedua negara memiliki kesempatan untuk menenangkan situasi dan memfokuskan investasi pada area lain.

3. Peran Negara Ketiga

Negara ketiga dan non-aliansi juga berperan penting dalam pengadopsian detente. Banyak negara ini merasa terjepit di antara dua blok kekuatan dan menginginkan mekanisme yang bisa meredakan ketegangan. Mereka berperan sebagai penengah dan menekan kedua belah pihak untuk mengejar diplomasi daripada konflik.

4. Pergeseran Kebijakan Domestik dan Internasional

Pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, ada perubahan signifikan dalam kebijakan domestik dan internasional Amerika Serikat dan Uni Soviet. Di Amerika Serikat, publik menjadi semakin skeptis terhadap perang dan intervensi militer, terbukti dari protes publik terhadap Perang Vietnam. Di Uni Soviet, penerus Nikita Khrushchev, Leonid Brezhnev, juga ingin melihat penurunan ketegangan.

Detente bukan berarti mengakhiri Perang Dingin, namun ini adalah suatu langkah penting dalam menavigasi dan mengelola konflik tersebut. Walaupun detente memiliki kelemahan dan tidak bertahan selamanya, faktor-faktor ini menunjukkan keinginan dan usaha dari penduduk dunia untuk meredakan situasi dan mencari solusi damai terhadap konflik global.

Tinggalkan komentar


Related Post