Sejarah pembentukan tabel periodik unsur adalah proses yang berkesinambungan dan memiliki stadium-stadium penting yang membentuknya menjadi seperti bentuknya saat ini. Salah satu karakter penting dalam pengembangan tabel periodik adalah Henry G. Moseley, seseorang yang mampu menyempurnakan sistem periodik yang telah dibentuk oleh Mendeleev.
Pada tahun 1869, Dmitri Mendeleev, seorang ilmuwan Rusia, menyusun sistem periodik yang mendasarkan susunan unsur berdasarkan bobot atom relatifnya dan menemukan pola yang disebut ‘Hukum Periodik Mendeleev’. Hukum ini menyatakan bahwa sifat unsur-unsur adalah fungsi periodik dari berat atom mereka. Walaupun begitu, tabel Mendeleev memiliki beberapa anomali dan prediksi yang tampaknya tidak masuk akal.
Sekitar 44 tahun kemudian, Henry G. Moseley, melalui serangkaian eksperimen dengan sinar X, menemukan bahwa tiap unsur memiliki jumlah proton unik, yang ia sebut sebagai nomor atom. Moseley mengamendemen hukum periodik Mendeleev, menjadikannya “Sifat unsur-unsur adalah fungsi periodik dari nomor atom mereka”. Karyanya ini, yang dihasilkan pada tahun 1913, memungkinkan identifikasi setiap unsur secara khusus dan memperbaiki beberapa anomali yang ada dalam tabel Mendeleev.
Hal ini membuat penemuan Moseley sangat penting bagi penyesuaian dan perbaikan Tabel Periodik. Dengan menempatkan unsur-unsur berdasarkan nomor atom bukan bobot atom, Moseley menyelesaikan masalah dengan tabel Mendeleev, seperti penempatan Argon dan Potasium serta Kobalt dan Nikel yang diatur berdasarkan bobot atom serta memprediksi keberadaan unsur yang belum ditemukan.
Jadi, berdasarkan penemuan nomor atom dan penggunaan susunan unsur berdasarkan nomor atom ini, Moseley dengan sukses telah menyempurnakan sistem periodik Mendeleev. Karya Moseley menetapkan unsur-unsur dalam tabel periodik yang kita gunakan hari ini. Dengan demikian, sejarah penciptaan dan penciptaan tabel periodik merupakan bukti bahwa ilmu pengetahuan, seperti batu besar, dibangun satu batu setiap saat.









Tinggalkan komentar