Iman kepada Allah dan hari akhir adalah konsep sentral dalam agama Islam. Ini adalah bagian dari enam pokok ajaran dalam rukun iman, yang adalah fondasi bagi seorang Muslim. Namun, apa makna dari beriman kepada Allah dan hari akhir dalam konteks perilaku dan sikap sehari-hari?
Beriman kepada Allah, dalam konteks praktis, berarti selalu berusaha memenuhi perintah dan menjauhi larangan Allah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hal-hal besar maupun kecil. Ini juga berarti bahwa kita harus memiliki rasa takut yang sehat terhadap murka Allah dan harapan akan rahmat-Nya.
Dalam konteks beriman kepada hari akhir, ini berarti bahwa kita bertindak dengan pengetahuan bahwa semua yang kita lakukan dalam kehidupan ini akan dimintai pertanggungjawaban pada hari kiamat. Itu berarti kita berusaha melakukan amal baik dan menghindari dosa sebanyak mungkin, bahkan ketika tidak ada yang melihat.
Lalu, apa yang seharusnya dilakukan oleh seseorang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir?
Adapun orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berperilaku dengan baik dan benar. Ia harus memperlakukan orang lain dengan kebaikan dan adil, harus berbicara yang benar atau lebih baik diam apabila ia tidak memiliki hal baik untuk dibicarakan.
Orang tersebut harus berusaha menjaga hubungan baik dengan teman, keluarga, dan komunitasnya. Ia harus berusaha memberikan manfaat kepada orang lain dengan berbagi ilmu, harta, atau tenaga. Baik kepada manusia maupun kepada makhluk lain.
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya.” Pengajaran ini menekankan pentingnya memperlakukan orang lain dengan hormat dan kebaikan, apa pun latar belakang mereka.
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berbicara baik atau lebih baik diam.” Kebijaksanaan ini menunjukkan pentingnya menjaga bahasa kita, berbicara dengan kebaikan atau diam jika kita tidak dapat berbicara dengan baik.
Konsep beriman kepada Allah dan hari kiamat mengajarkan kita untuk menjalankan kehidupan ini dengan tujuan dan makna. Pentingnya berbuat baik, berbicara baik dan menjaga hubungan yang baik dengan manusia dan makhluk lain adalah inti dari “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah…”. Ini adalah sebuah ajakan agar kita bisa lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan dunia ini yang sementara, demi kebahagiaan yang hakiki dan kehidupan yang abadi di akhirat.









Tinggalkan komentar