Bentuk Kesenian Ukir yang Dipahat di Dinding Candi Borobudur Disebut Apa?

Kilas Rakyat

4 April 2024

2
Min Read
Bank Soal Dan Kunci Jawaban
Bank Soal Dan Kunci Jawaban

Candi Borobudur adalah warisan budaya luhur yang sekaligus menjadi salah satu momok keindahan di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Kekaguman terhadap Borobudur bukan hanya pada kompleksitas struktur dan desain arsitektur yang grand, namun juga pada detil kecil bernilai seni tinggi yang menghiasi setiap inci dari tembok candi ini.

Tempat ibadah Buddha dari abad ke-8 ini pada bagian dindingnya dipahat bentuk-bentuk kesenian ukir yang menggambarkan berbagai adegan, cerita, dan simbol-simbol Budha. Uniknya, setiap detail ukiran ini memiliki makna mendalam dan bukan sekadar hiasan. Bentuk kesenian ukir ini memiliki nama spesifik, dikenal dengan relief.

Relief didefinisikan sebagai bentuk seni tiga dimensi yang dibentuk dengan mengukir permukaan bidang datar. Relief dicirikan dengan bagian yang ‘timbul’ dari permukaan. Bentuk seni ini lazim ditemukan dalam arsitektur bersejarah dari banyak peradaban berbeda, termasuk yang ada di Candi Borobudur.

Pada dinding candi ini, terdapat dua jenis relief, yaitu relief cerita dan relief ornamental. Relief cerita menggambarkan kisah atau jataka yang merupakan perjalanan spiritual Siddharta Gautama menjadi Buddha. Relief ini ada di dinding candi yang menghadap ke luar dan pengunjung bisa mengikuti ceritanya dengan berjalan berputar – membentuk ritus meditatif yang dikenal dengan istilah Pradaksina.

Sementara itu, relief ornamental cenderung bersifat dekoratif dengan elemen-elemen yang diambil dari alam, seperti hewan, tumbuhan, atau bentuk-bentuk geometris. Relief ini biasanya menghiasi bagian dalam dan luar dinding serta balustrade candi.

Jadi, bentuk kesenian ukir yang dipahat di dinding Candi Borobudur dikenal dengan istilah relief, yang terbagi ke dalam dua jenis: relief cerita dan relief ornamental. Keduanya memberikan pesona dan nilai spiritual tersendiri bagi Candi Borobudur, yang tak hanya menjadi objek wisata, namun juga tempat ibadah dan studi historis serta budaya.

Tinggalkan komentar


Related Post