Abul-Fida Isma’il ibn Kathir, atau sering dikenal sebagai Ibnu Katsir, adalah seorang cendekiawan dan sejarawan Islam terkemuka yang lahir pada tahun 1301 dan meninggal pada tahun 1373. Dia dikenal di seluruh dunia dengan karya-karya spektakulernya dalam bidang tafsir, sejarah, dan hadits, memainkan peran penting dalam literatur Islam.
Karya unggulannya yang mencakup sejarah Nabi dan umat terdahulu berjudul “Al-Bidayah wa’an-Nihayah” atau “Permulaan dan Akhir”. Kitab ini adalah salah satu karya terbaiknya yang menjadi warisan berharga dalam literatur Islam.
“Al-Bidayah wa’an-Nihayah” dikenal sebagai kitab sejarah Islam terlengkap yang pernah ditulis. Ibnu Katsir merangkum sejarah umat manusia mulai dari penciptaan Adam hingga sejarah umat Islam pada masanya dan juga memprediksi peristiwa di masa depan berdasarkan ayat dan hadits yang shahih.
Bukan hanya menceritakan sejarah para Nabi dan umat terdahulu, kitab ini juga mendiskusikan kehidupan dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dan sejarah Khulafaur Rasyidin, juga periode-periode berikutnya dalam sejarah Islam. Biografi para sahabat dan tokoh besar Islam serta dinasti-dinasti Islam juga dipaparkan dalam sekumpulan jilid buku itu.
“Al-Bidayah wa’an-Nihayah” adalah bukti integrasi pengetahuan sejarah dan teologi yang luar biasa, berlapis dengan hikmah dan pembelajaran moral. Seri buku ini sampai hari ini dianggap sebagai rujukan yang sangat berharga dan menjadi rujukan dalam studi sejarah tentang dunia Islam.
Dengan demikian, dapat dipahami bahwa “Al-Bidayah wa’an-Nihayah” kemudian menjadi warisan Ibnu Katsir yang paling berharga untuk dunia Islam, memberikan pemahaman yang mendalam tentang sejarah umat manusia sejak zaman Nabi sampai umat terdahulu, dicampur dengan pengetahuan religius dan filsafat Islam.









Tinggalkan komentar