Istilah “Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah” sering kita dengar dalam konteks pernikahan dan kehidupan rumah tangga dalam budaya Islam. Tidak sedikit juga orang yang menambahkan ‘Till Jannah’, yang berarti ‘hingga surga’ dalam konteks hubungan pasangan. Istilah-istilah ini tentu saja memiliki makna yang sangat dalam dan indah.
Sakinah
Awalnya, Sakinah merujuk pada “ketenangan” atau “kedamaian”. Dalam konteks keluarga, Sakinah menggambarkan keadaan ketenangan dan kedamaian dalam rumah tangga. Hal ini mencakup harmoni, kedamaian, dan kasih sayang antara anggota keluarga. Dengan kata lain, Sakinah mencerminkan ketenangan dan kedamaian dalam suatu rumah tangga yang mengisi setiap aspek kehidupan mereka.
Mawaddah
Mawaddah berarti “cinta” atau “kasih sayang”. Dalam konteks ini, Mawaddah mencerminkan kasih sayang, kelembutan, dan cinta yang mendalam antara pasangan. Artinya, Mawaddah bukan hanya tentang cinta fisik, tapi juga mencakup pengertian, kepedulian, dan emosi antara pasangan.
Warahmah
Warahmah, di sisi lain, adalah “kasih sayang” atau “belas kasihan”. Warahmah berbeda dengan Mawaddah [dimana] pertama lebih mengarah pada pengertian dan simpati. Dalam konteks pernikahan, Warahmah merujuk pada pengertian, belas kasihan, dan tindakan baik yang ditunjukkan seorang pasangan kepada yang lain.
Till Jannah
Terakhir, ungkapan ‘Till Jannah’ berarti ‘sampai ke Surga’. Dalam konteks ini, ungkapan ini biasanya digunakan untuk mewakili harapan dan doa bahwa pasangan akan menjalani hidup bersama dalam kasih dan damai sampai mereka mencapai surga. Jumlah hakikatnya, ini adalah janji untuk bersama dalam baik dan buruk, dalam sakit dan sehat, ‘sampai maut memisahkan mereka’.
Secara keseluruhan, ungkapan “Semoga Menjadi Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah, Till Jannah” adalah doa dan harapan bagi setiap pasangan atau keluarga agar dapat menjalin hubungan yang damai, penuh kasih dan pengertian, dan di atas segalanya, bahagia dan langgeng, ‘sampai surga’. Ini benar-benar mencerminkan prinsip-prinsip hakiki inti kehidupan berumah tangga dalam agama Islam.









Tinggalkan komentar